Destinasi Wisata di Madiun – Madiun, suatu wilayah yang hadapi pemekaran di tahun 2010 jadi 2 bagian ialah kota serta kabupaten. Pembuatan gerbong kereta negara juga sebagian besarnya berada di sana. Lalu gimana dengan kemampuan pariwisata di situ?

Postingan ini hendak mengajak kalian buat menjelajahi tiap jengkal Kota Wanita ini. Buat menciptakan saran destinasi wisata di Madiun yang menarik buat didatangi. Ayo langsung ikuti ulasan Qeisya berikut ini!

Taman Wisata Umbul

Berlokasi di Desa Glonggong, kecamatan Dolopo serta berjarak 20 kilometer dari kota Madiun ke arah selatan, Taman Wisata Umbul ini hadapi banyak pergantian ke arah yang lebih baik spesialnya dalam perihal kelengkapan wahana wisata.

Dengan mengusung nama baru ialah Madiun Umbul Square, taman ini sudah mempunyai banyak sarana semacam wahana kolam renang, out bond, halaman bermain, pendapa buat istirahat, serta kebun fauna mini.

Waduk Bening Widas

Tidak terdapat tepi laut bukan berarti kalian tidak dapat bermain air di Madiun. Tiba saja ke Dusun Petung, Desa Pajaran, Kecamatan Sadaran yang terletak 40 km dari Kota Madiun yang pula terletak di perbatasan Nganjuk. Di situ ada Waduk Bening Widas yang berguna selaku pembangkit listrik serta pula kepentingan pariwisata.

Waduk yang jadi bagian dari Wilayah Aliran Sungai Brantas ini menawarkan bermacam kegiatan menarik semacam memancing, bermain cano serta pula berkemah. Sarana lain yang dapat kamu temui di destinasi wisata di Madiun ini antara lain halaman bermain, kios suvenir, rumah makan dan penginapan.

Air Terjun Seweru

Kalian yang lagi terletak di wilayah ini serta ngaku pecinta gunung, haram hukumnya melupakan Air Terjun Seweru. Air terjun ini dapat kalian temukan di Dusun Seweru, Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.

Air terjun Seweru terletak di ketinggian 400 mdpl serta mempunyai sumber air yang berasal dari pegunungan Wilis sehingga airnya juga sangat fresh. Tidak sedikit dari para pendaki yang singgah ke situ langsung meminum airnya tanpa proses pemasakan.

Monumen Kresek

Sebagian besar dari kita belum lahir kala kejadian berdarah terjalin di Desa Kresek, Madiun. Pada tahun 1948 terjalin kejadian pembantaian oleh PKI terhadap masyarakat serta Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kala itu, masyarakat desa ini PKI kurung di dalam rumah yang kini jadi kawasan monumen Kresek. Setelah itu, mereka terbakar hidup-hidup.

Oleh sebab itu, dengan mendatangi monumen ini kalian secara tidak langsung belajar sejarah serta menghormati para masyarakat desa serta Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur saat melawan PKI . Saat ini destinasi wisata di Madiun seluas 2 hektar sisa ini memiliki  relief di dekat dinding monumen.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan